Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Fungsi dan cara kerja Stabilizer listrik pada perangkat elektronik rumah

Di jaman yang sekarang ini perangkat elektronik merupakan perangkat yang sangat lah penting di dalam kehidupan sehari – hari kita, entah itu digunakan untuk penunjang pekerjaan agar semakin mudah, ataupun digunakan di kehidupan sehari hari. Seperti halnya perangkat elektronik yang ada di rumah yang biasa dipake setiap hari seperti kulkas, mesin cuci, tv,dll, semuanya perangkat elektronik itu memerlukan listrik dalam pengoperasikannya.

Namun pernahkah kalian mengecek kondisi listrik pada rumah apakah listrik yang digunakan stabil di tegangan 220v atau malah drop tegangan kurang dari 220v. tagangan listrik di rumah kita saat kondisi tidak stabil bisa mempengaruhi kinerja dari perang elektronik itu sendiri, bahkan lebih parahnya bisa juga mengakibatkan perangkat elektronik umur pemakaian pendek alias cepat rusak karena tegangan listrik di rumah tidak stabil. Normalnya tegangan listrik rumah kita di angka 220v.


Lalu bagaimana cara mengatasi permasalahan kondisi listrik di rumah kita yang tida stabil naik turun bahkan malah drop sekalipun? Jawabannya tidak lah sulit yakni bisa menggunakan alat yang dinamakan stabilizer listrik atau yang biasa orang menyebutnya dengan stavolt, untuk lebih jelasnya apa yang dinamakan stabilizer listrik / stavolt akan saya bahas di artikel bawah ini.

 

 

stabilizer listrik

 

Stabilizer listrik atau stavolt

Stabilizer listrik atau yang biasa disebut stavolt merupakan perangkat listrik yang digunakan menjaga tegangan listrik agar tetap dalam kondisi stabil di 220v. nah untuk stabilizer / stavolt ini penggunaanya cuku mudah sekali dan simpel hanya tinggal dicolokkan steker stabilizer ke stopkontak lalu steker output dari stabilizer baru dihubungkan ke perangkat elektronik anda. Jadi cukup simpel ya.


Perlu diingat saat mencolokan steker ke stabilizer pilihlah yang ada tulisannya 220v, karena output dari stabilizer ini 2 macam yakni 220v dan juga 110v. pilih yang 220v saja nanti, untuk stabilizer ini juga terbagi atas beberapa jenis menurut kapasitas daya nya, mulai daya 500va sampai yang diatasnya. Saat ingin menggunakan stabilizer ini pastikan dulu perangkat elektronik yang mau dipasangi stabilizer dengan daya brp watt nanti tinggal disesuaikan dengan ukuran spek stabilizernya.
 

Cara kerja stabilizer listrik ini pada saat dihidupkan stabilizer akan langsung memproteksi tegangan untuk kemudian outputnya di stabilkan menjadi 220v, meskipun tegangan listrik rumah kurang dari 220v yakni 190v bisa juga menggunakan stabilizer agar output nya bisa stabil menjadi 220v agar perangkat elektronik rusah kita menjadi awet tidak cepat rusak. Selain difungsikan menjadi penstabil tegangan, stabilizer juga bisa difungsikan sebagai autostart saat listrik awal dihidupkan menghindari jeglek saat emnggunakan perangkat elektronik watt besar seperti kulkas, mesin cuci, seterika, dll.

 



Manfaat dan keuntungan menggunakan alat stabilizer / stavolt listrik di rumah

  • Memperpanjang umur pemakaian alat elektronik, jadi bisa membuat alat – alat elektronik tidak cepat rusak
  • Mencegah terjadinya lonjakan arus listrik yang berlebihan secara tiba – tiba
  • Mencegah konsleting listrik
  • Bisa digunakan sebagai autostart awal saat alat alat elektronik dihidupkan, lebh tepatnya menghindari listrik jeglek saat awal dihidupkan

Post a Comment for "Fungsi dan cara kerja Stabilizer listrik pada perangkat elektronik rumah"